Jejak-Jejak Negativitas dalam Antologi Nausea Kota Dalam Telepon Genggam Karya Irawan Sandhya Wiraatmaja
Abstract
Puisi-puisi Irawan Sandhya Wiraatmaja dalam antologi Nausea Kota dalam Telepon Genggam (2020) menunjukkan jejak-jejak negativitas yang sangat jelas. Hal ini mengundang peneliti untuk merunut dan mengungkap jejak-jejak tersebut. Teori yang digunakan untuk mengkaji antologi puisi ini adalah Teori Negativitas yang dikembangkan oleh Theodor W. Adorno, sebuah teori kritis yang mengeritik kontradiksi-kontradiksi di dalam masyarakat modern, termasuk aspek-aspek keseniannya. Metode yang digunakan adalah metode pembacaan inklusio, sebuah metode tafsir yang mengkaji puisi pertama dan terakhir, dan menganggap bahwa puisi-puisi in between mendukung tema yang dikembangkan pada puisi pertama dan terakhir. Melalui teori dan metode ini, penulis mengungkap tiga hal, yakni: (1) peran penulis dan pembaca sastra; (2) manusia boneka versus keabadian; dan (3) dunia kepenyairan kita yang begitu muram. Hasil kajian ini membuktikan adanya jejak-jejak negativitas di dalam antologi puisi Nausea Kota Dalam Telepon Genggam. Irawan Sandhya Wiraatmaja adalah salah satu penyair besar Indonesia yang mengawali puisi-puisi negativitas di tanah air
References
Adian, D. G. (2011). Setelah Marxisme: Sejumlah Teori Ideologi Kontemporer. Depok: Penerbit Koekoesan .
Adorno, T. W. (1973). Negative Dialectics. London: Routledge and Kegan Paul.
Adorno, T. W. (1984). Aesthetic Theory. London: Routledge and Kegan Paul.
Hardiman, F. B. ( 2005). Memahami Negativitas: Diskursus tentang Massa, Teror, dan Trauma. Jakarta : Buku Kompas.
Hauskeller, M. (2020). Seni - Apa Itu? Yogyakarta: Kanisius.
Luthfiyah. (2018, April). Kritik Modernitas Menuju Pencerahan: Perspektif Teori Kritis Mazhab Frankfurt. Tajdid: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Kemanusiaan, 2(1).
Rampan, K. L. (2000). Angkatan 2000 Dalam Sastra Indonesia . Jakarta: PT Grasindo.
Resseguie, J. L. (2005). Narrative Criticism of the New Testament An Introduction. Michigan : Baker Academic.
Sunarto. (2016, September). Negativitas Total: Kritik Adorno terhadap Rasionalitas dan Seni Masyarakat Modern. Pelataran Seni, 1(2).
Taum, Y. Y. (2017). Kritik Sastra Diskursif: Sebuah Reposisi . Seminar Nasional Kritik Sastra ‘Kritik Sastra yang Memotivasi dan Menginspirasi. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud, Jakarta 15-16 Agustus 2017.
Wiraatmaja, I. S. (2020). Nausea Kota dalam Telepon Genggam Buku Kumpulan Puisi. Jakarta: Kosa Kata Kita.
Copyright (c) 2020 Jurnal Pembelajaran Sastra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Jurnal Pembelajaran Sastra (Journal of Literary Education) as publisher of the journal, and the author also holds the copyright without restriction.
Copyright encompasses exclusive rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms and any other similar reproductions, as well as translations. The reproduction of any part of this journal, its storage in databases and its transmission by any form or media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopies, recordings, magnetic media, etc. , are allowed with a written permission from Jurnal Pembelajaran Sastra (Journal of Literary Education).
Jurnal Pembelajaran Sastra (Journal of Literary Education), the Editors and the Advisory International Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in the Jurnal Pembelajaran Sastra (Journal of Literary Education) are sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.



